Sabtu, 20 Agustus 2011

KUMPULAN PUISI UNTUK GURU


SATU PUISI UNTUK GURU

Saat diriku terpasung
Terpasung dalam kegelapan
Yang amat kelam, yang amat hitam

Suatu kali kulihat cahayamu, guru
Menerangi kalbuku yang selalu sunyi
Kau terangi diriku dengan lentera ilmu
Hingga kujangkau mentari
Kau sinari hatiku dengan akhlak
Hingga kujangkau cakrawala alam

Kuputar seluruh kenangan
Ratusan kegiatan belajar
Dari awal kau tak pernah mengeluh
Hanya aku yang amat lemah selalu mengeluh

Kau mengubahku
Dari biji benih hingga pohon rimbun
Dari secair air hingga setegar batu katang
Dari selambat siput hingga secepat lari kijang
Dari sebutir debu hingga menjadi permata

Oh,guruku ..
Engkau pelita dalam kegelapanku…
Hanya satu ucapku padamu
Terima kasih guruku…


SEKUNTUM BUNGA UNTUK GURU-GURU TERCINTA

Allah ciptakan matahari,
 yang tak pernah bosan bersinar,
seperti halnya semangat dan kasih sayangmu dalam mendidik kami,
wahai guruku......

Allah ciptakan bulan untuk menerangi malam,
seperti halnya engkau bu guru,
 yang selalu membimbing dan menerangi kami dengan berbagai ilmu
Allah ciptakan bintang dimalam hari sebagai penghias,
seperti halnya engkau bu guru,
yang selalu menghiasi hari-hari kami dengan begitu indahnya.

Allah ciptakan bunga yang begitu harum,
seperti halnya engkau bu guru
 yang telah memberikan keharuman pada hari-hari kami,
selama kami bermain dan belajar disekolah.

Kokok Ayam Jantan


Kau kumandangkan azan
Kau bangunkan tuan
Kau suruh menghadap Tuhan

Jasamu sungguh besar


Kau pahlawan tanpa jasa
Suara panggilanmu memecah malam

Kokok ayam jantan tanda hari akan siang


Para guru pergi ke sekolah
Para petani pergi ke sawah

Para pedagang pergi ke pasar


Kokok ayam jantan telah usai
Hari akan petang
Kau pulang ke kandang

Tanpa harap terima kasih tuan.





GURU SEJATI




Ada gugusan rindu membara
Adakah seteguk air yang telah engkau minumkan
Atau sebutir biji yang engkau tanam
Di dalam lubuk hati ini
Yang telah lama terlupakan dan gersang
Adakah setetes air hujan
Menjadikannya kembali hidup dan bersemi


Burung pipit tersenyum
Mengajak lari
Menyambut pagi
Aku bangun
Mencoba melangkah mengikuti
Tapi kaki enggan berdiri


Mentari bersinar cerah
Menembus sekat pintu
Membuka daun cendela
Tapi mata yang terlanjur rabun
Menjadi semakin buram


Kau datang guru
Dalam mimpiku di siang hari
Sinarmu kuat
Menarik tanganku
Kau datang lagi guru
Dalam mimpiku di siang hari
Bersama pasukanmu
Meratakan  jalan
Menyingkirkan rintangan


Aku yang telanjang
Tuli, bisu, buta
Sendiri…
Tertatih – tatih
Melangkah searah
Mengikuti isyaratmu


Adakah sinarmu,
Sinari aku ?
Adakah kuatmu,
Kuati aku ?
Aku bangun lagi
Melangkah semakin mendaki


Kau datang lagi guru
Saat aku rindui
Kini di depanku ada keretamu
Siap membawaku
Menuju citaku
Terima kasih guruku…



PUISI UNTUK GURU

Karya : Yuli Maulidiawati


Engkau bagaikan cahaya
Yang menerangi jiwa
Dari segala gelap dunia



Engkau adalah setetes embun
Yang menyejukan hati
Hati yang ditikam kebodohan
Sungguh mulia tugasmu Guru
Tugas yang sangat besar



Guru engkau adalah pahlawanku
Yang tidak mengharapkan balasan
Segala yang engkau lakukan
Engkau lakukan dengan ikhlas



Guru jasamu takkan kulupa
Guru ingin ingin kuucapkan
Terimakasih atas semua jasamu





INGATANKU TENTANGNYA (GURU)
Senyum indah menghiasi wajahnya ketika ku tatap wajahnya
Hilang dahagaku yang haus akan ilmu
Dia mengisi dengan kesabarannya
Tak pernah kulihat ia mengerutkan wajahnya
karena memang disengaja
Kecuali bila ku salah
itu pun tetap dirangkai dengan senyumnya
Dan membuatku percaya

Seolah ia mengatakan “Semoga aku bisa lebih baik dan tak salah lagi!”
Betapa kucintai dia
Layaknya cintaku pada ibu dan ayahku

Dia guruku!
Guru yang ku sayang!
Tak pernah terpikir olehku untuk menyakiti hatinya
Apalagi kecewa atau marah padaku
Layaknya para guru lain yang gila akan kehormatan
Kehormatan yang selalu mereka agungkan tanpa berpikir “apa salahku?”

Apa karena aku terlihat sama dengan pembuat ulah?
Guruku itu memang beda!
Tetap dia yang kusayang walau ada banyak guru dalam hidupku
Dia yang kuharap selalu ada
Dia yang mengajariku sesuatu

Inspirasiku tak luput dari perangainya
Sabar dan bertanggung jawab
Yang tak hanya mengajar dikelas

Di luar pun ia lakukan
Yang mengajariku betapa penting untuk mencintai sesuatu
Sesuatu yang akan membuka jalan terang dalam hidup
Serius dan konsentrasi pada apa yang telah kita pilih
Bertanggung jawab pada pilihan
Itulah ajarannya padaku

Ajaran seorang guru yang paling kusayang