Karena Bayangmu
Saat embun pagi tersempuh waktu
Desir angin hembuskan raga ku
Berjuta warna hempaskan hati ku
Rapuh lenyapkan angan ku
Hingga ku telan setetes air mata
Yang tak mampu hempaskan sedih ku
Menyusup raga,mengoyak jiwa ku
Hilangkan pikiran indah tentang mu
Dari jauh ku telan semua rindu ku
Ku simpan di sudut hati ku
dan hanya ku berikan untuk mu
Sebagai penawar rindu ku
Saat embun pagi tersempuh waktu
Desir angin hembuskan raga ku
Berjuta warna hempaskan hati ku
Rapuh lenyapkan angan ku
Hingga ku telan setetes air mata
Yang tak mampu hempaskan sedih ku
Menyusup raga,mengoyak jiwa ku
Hilangkan pikiran indah tentang mu
Dari jauh ku telan semua rindu ku
Ku simpan di sudut hati ku
dan hanya ku berikan untuk mu
Sebagai penawar rindu ku
Ku coba untuk melangkah
Menjauh dari hidup mu
Hingga derita yang ku dapat
Tambahkan lagi luka di hati ku
Kau tak mampu
Biarkan ku melangkah pergi
Karena bayang mu
selalu mengikuti kemana ku berlari
AKU TANPAMU
Hari-hari ku terasa hampa
Setelah bayang mu
Tak pernah lagi ku jamah
senyum mu tak pernah lagi ku rasa
Aku seperti tak bernyawa
Saat kau tingalkan aku dalam diam
Kau acuhkan aku tanpa perasaan
Kau buat aku menangis
Namun,saat ku mulai mengubur tentang mu
Membuang kenangan kita
Kau tiba-tiba hadir
Seakan rasa salah tak pernah ada di benakmu
Hari-hari ku terasa hampa
Setelah bayang mu
Tak pernah lagi ku jamah
senyum mu tak pernah lagi ku rasa
Aku seperti tak bernyawa
Saat kau tingalkan aku dalam diam
Kau acuhkan aku tanpa perasaan
Kau buat aku menangis
Namun,saat ku mulai mengubur tentang mu
Membuang kenangan kita
Kau tiba-tiba hadir
Seakan rasa salah tak pernah ada di benakmu
Namun,ku takkan pernah lagi senyum untukmu
Karena langit tak selamanya cerah
Karena angin tak selamanya memberikan kesejukan
Dan karena aku
Tak selamanya mengharapkan cintamu
29 september diri ini tersendiri menyepi
Menatap langit yang cerah
Terlihat bintang-bintang bertaburan
Namun hanya satu bintang
Yang membuatku menatap langit malam itu
Menyejukan hati yang lara ini
Tertegun ku terpana
Akan cahaya terangmu
Bak bidadari dari langit
Akankah bidadari itu datang padaku
Akankah ia menemaniku setiap waktu
Semua ku rasa hampa saat itu
Sejak tiada kekasih disisiku
Akankah seseorang datang menjadi bidadari itu
Hanya malam 29 september ini
Juga bintang-bintang dan kesunyian malam
Yang dapat menjadi saksi bisu
Akan kesedihan ini
JANJI
Di sore hari itu
Hp ku berdering
telah kunanti kata-kata itu
dari sebuah janji yang kau berikan padaku
janji yang tak terucap oleh lisan
tapi termakna erat dalam hati ini
walau hanya lewat sms
tak juga kau ucapkan
kau janjikan petang padaku
kutunggu selalu kata itu
kata yang sungguh berarti bagiku
walau mungkin tak berharga bagimu
menanti datangnya gelap
bimbang hati ini tak terkira
akan sebuah kata yang telah kau janjikan padaku
perasaan yang tak menentu terus menghantui
tapi mengapa
engkau tak jua mengatakannya
walau malam telah semakin larut
apakah ini janji mu
pada orang-orang sebelum diriku
hanya satu pintaku padamu
ucapkanlah kalimat itu
sebelum diriku pergi meninggalkanmu
karena hanya akan tinggal secarik penyesalan
penyesalan yang tak akan terhapuskan
oleh waktu yang berlalu
di setiap detik hidupmu
wahai para wanita...
KEJUJURAN
selalu engkau berkata
bahwa engkau akan jujur
walau akan menyakitkan
bukankah itu yang pernah engkau katakan padaku?
Namun entah mengapa
Engkau selalu saja membohongiku
Dengan segala alasan
Yang selalu saja ku percaya
Walau perih hati ini
Akan selalu kutunggu
Sebuah kejujuran dari dirimu
Walau itu hanya sekali
Dalam hidupmu
DINDA
Derai air mata berjatuhan..
Bagai mutiara nan berkilau di pipimu
Andai daku bisa kembali padamu
tak terkira gejolak rindu ini
Hanya bersama….hanya berdua denganmu
Tuhan izinkanlah daku tuk bertemu dengannya esok
Tiada harapan nan bergejolak
Hanya seuntai kata ingin terucap
Terimalah kata maaf terakhirku dinda…
Seandainya datang kesempatan padaku
Seandainya cintaku terhenti oleh waktu
Kenanglah aku dinda…
KEHENINGAN MALAM
KISAHKU
Mentari telah lelah berpijar
Sayup redup cahaya nan menawan
Perlahan hilang tergantikan sang malam
Kegelapan mulai menyelimuti bumi
Keceriaan di hari itu pun berakhir
Berganti kesunyian nan muram
Yang membelenggu raga sukma
Kesedihan membungkan segala hal
Keceriaan…
Kebahagiaan…
Dimana semua kegembiraan itu
Semua sirna di telan malam
Hanya tinggal kenangan
Yang sangat mendalam
UNTUKMU wiendy
Maafkan aku wie
Aku hanyalah pria biasa
Aku hanyalah pecundang
Yang tak mampu mengungkapkan perasaan ini
Aku tahu bahwa diriku bukanlah yang terbaik untukmu
Tapi aku berusaha untuk membahagiakanmu
Aku tak ingin mendengar engkau menangis
Hanya karena diriku ini
Bukannya aku tak mencintaimu
Tapi aku takut untuk mengatakannya
Karena aku tak akan bisa membahagiakanmu
Yang bisa kulakukan hanyalah mendengar suaramu
Tuhan tolonglah bahagiakan dia
Walau diri ini akan pergi untuk selamanya
Aku hanya ingin melihatnya bahagia
Dari surga kelak
UNTUK SESEORANG
Aku tak mampu mencintaimu
Karena aku takut akan menyakiti perasaanmu
Dan aku tak mau membuatmu bersedih lagi
Seperti yang t’lah dia lakukan padamu
Aku hanya mampu menyayangimu
Aku tak tahu rasa apa yang mendatangiku
Saat kudengar suaramu
Bahagia hati ini
Saat kutahu engkau jalan denganya
Dan membohongiku akan hal itu
Walau perih hati ini
Tetapi aku bahagia karena engkau senang bersamanya
Aku ini pria bodoh
Yang tak mampu berkata apa-apa
Hanya mampu menuliskan sebuah puisi ini
Hanya untukmu seorang
CINTA
Hidup yang penuh rintangan
Tercurah bak derasnya hujan
Mengapa kita harus berjumpa
Bila tak tahu harus kemana
Rindupun menjadi buntu
Namun selalu menerpaku
Tak tentu rasa hati ini
Asmara yang melandaku kini
Ku tak rela tuk selalu menanti
Ku tak rela tuk selalu merindu
Ku takut hati kan beku
Namun asmara tak henti-hentinya
Menggoda jiwa ini
Tuhan…
Berikanlah yang terbaik untukku
Hambamu ini…
CAHAYA KEHIDUPAN
Dalam aku terdiam
Menanti datangnya
Dalam gelap aku meronta
Mencari seberkas cahaya
Kini kutemukan cahaya hidupku
Yang lama kunanti
Telah hadir di depanku
Kini telah kutentukan
Sesuatu yang telah lama kucari
Kini semua itu telah ada di dirimu
Dan tersimpan di dalam hati
Kini kamu sinari dan terangi hatiku sehingga berseri
Dan kini kata hatiku berkata
Bahwa kamulah yang telah lama aku cari
Kamu adalah cahaya hidupku
Yang selalu terangi hatiku
Kamu adalah matahariku
Yang selalu sinari hariku
Tetaplah bersinar terangi hatiku
Dan aku tak ingin kamu padamkan cahayamu
BILA SUATU HARI KAU PERGI
Bila suatu hari kau pergi
Disini hanya kan tinggalkan Tanya
“lelahkah kau menyayangiku?”
Ucap pun tak sanggup lelangkan rasa
Sempat hati ini berarti
Namun tak sejalan kenyataan
Maaf jika sempat tinggalkan perih itu
Saat jiwaku tertatih
Mencari sesuatu yang tak nyata
Resahku membaca peluh
Yang ku tulis di cakrawala
Sepenggal rindu masih tersisa di kalbu
Terukir seperti potongan sajak tersayat
KUNANG-KUNANG KECILKU
Seberkas cahaya di kegelapan alam
Redup mendamaikan hati
Seekor kunang-kunang
Di malam yang sepi
Kunang-kunang…!
Kilau redup cahayamu
Membuat semakin rindu di hatiku
Rindu pada kekasihku
Kekasih sejatiku
Yang selalu bersamaku
Oh kunang-kunang…!
Maukah engkau selalu disampingku
Untuk menghibur lara hatiku
HENING
Sssst.. cobalah untuk diam
Buatlah suasana menjadi sepi
Diam bukan berarti membungkam
Dan sepi bukan berarti sunyi
Aku adalah pecinta
Tapi tak pernah menentukan cinta
Setiap aku bermain cinta
Hanya nafsunya yang berbicara
Ketika kamu datang dengan cinta
Tak ada nafsu yang berbicara
Coba diam dalam keheningan
Biarlah cinta yang bicara
GORESAN HATI
awalnya tak pernah terpikir olehku
tuk menjalani sebuah cinta dengannya
semua begitu indah
awalnya tak pernah terpikir olehku
tuk menjalani sebuah cinta dengannya
semua begitu indah
dia memberi awal yang begitu indah
hingga ku mencoba
dan membuat dia sebagai sandaranku
semua kulalui dengan keceriaan
km beri juta warna
hingga ku merasakan sebuah perasaan
yang tak pernah aq bayangkan
kau memberiku cinta
tapi kenapa disaat
semua keindahan itu mulai
qu rasakan
km malah mengubahnya
menjadi sebuah kekecewaan belaka
km beri tangis
setelah tawa yang kurasa
mungkinkah sikapku yang membuatmu
berubah kepadaku
aq tak mengerti dengan semua ini
ketika semua langkahku mengatakan
aq lah orang terbahagia
tapi kenapa km mengubahnya
aq lah orang yang penuh luka
mungkin aq tak bisa
menjadi apa yang km inginkan
kenang aq disaat km membuka mata
jadikan aq sebagai orang
yang terindah untukmu
jangan km jadikan aq bingkai hidupmu
jadikan aq sebagai orang
yang terindah untukmu
jangan km jadikan aq bingkai hidupmu
BERHENTI UNTUK BERHARAP
sampai kapan…
sampai kapan ku harus memendam
memendam perasaan yang tak pasti
memendam cinta ku padamu
yang berlalu biarlah berlalu
hari demi hari ku coba
ku coba memendam rasa ini
perasaan cinta ku padamu
aku yakin….
walaupun…ku pendam rasa ini
tak kan terbuang sia-sia
karena ku tulus mencintaimu
apakah ku harus berhenti
berhenti untuk mencintaimu
berhenti tuk berharap ,,,
tuk terbalas cintaku ini padamu
PENGHARAPAN
Sebuah bahasa kesunyian
Lewati segala keterasingan
Siapkan bingkai di diri
Menjadi hari yang sepi
Lewati segala keterasingan
Siapkan bingkai di diri
Menjadi hari yang sepi
Tidak mudah diri ini
Lepaskan belenggu hati
Yang terbungkus penyesalan
Hancurkan jantung harapan
Lepaskan belenggu hati
Yang terbungkus penyesalan
Hancurkan jantung harapan
Berguru pada kenyataan
Aku berharap pada hujan
Untuk rasakan setetes cinta
Memercik hati basahi jiwa
Aku berharap pada hujan
Untuk rasakan setetes cinta
Memercik hati basahi jiwa
Selama nafasku berhembus
Berilah aku petunjuk
Dimana aku akan tetap bersinar
Diatas bintang khayalan
Berilah aku petunjuk
Dimana aku akan tetap bersinar
Diatas bintang khayalan
CINTA
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api
Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api
yang menjadikannya tiada
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan
yang menjadikannya tiada
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan
yang menjadikannya tiada
INDAHMU
Bintang yang terang
sinarmu sungguh indah
keindahanmu mengingatkan aku
pada seseorang…………
dimana aku sangat merindukannya
malam yang begitu sunyi……….
mengapa dia tak hadir untuk menemaniku
angin yang berhembs dengan kencang……….
Tuhan sampaikan salam ku padanya
bahwa aku sangat merindukannya
kuingin dia selalu mencintaiku
dimanapun dia melangkah
Jika hati adalah istana,
Cinta adalah singgasana,
Ketulusan ialah mahkota,
Kesetiaan ialah piala terindah
dan senyum seorang kekasih adalah tahta,
Serta kejujuran & kepercayaan adalah pusaka..!
Cinta adalah singgasana,
Ketulusan ialah mahkota,
Kesetiaan ialah piala terindah
dan senyum seorang kekasih adalah tahta,
Serta kejujuran & kepercayaan adalah pusaka..!
CINTA ABADI…
setetes cinta ini..
Ingin ku beri padamu..
Kesetiaan Suci penuh kasih..
Kan kupertahankan Untukmu..
Ingin ku beri padamu..
Kesetiaan Suci penuh kasih..
Kan kupertahankan Untukmu..
Tak kan ingkar dalam Hati..
Untuk setia berbagi..
Demi cinta suci..
Kaulah cinta sejati..
Untuk setia berbagi..
Demi cinta suci..
Kaulah cinta sejati..
Walaupun di dunia tak ada keabadian..
tak membuat ku gentar..
Untuk tatap mencinta..
Hingga Akhir Hayat..
tak membuat ku gentar..
Untuk tatap mencinta..
Hingga Akhir Hayat..
dunia bisa hancur..
daun bisa gugur..
Tapi satu hal yang abadi untuku..
Cintaku padamu..
daun bisa gugur..
Tapi satu hal yang abadi untuku..
Cintaku padamu..
RINDU TERDALAM
kutemukan cinta..
diantara banyaknya bintang..
Yang ada di angkasa cinta..
namun dia jauh disana..
diantara banyaknya bintang..
Yang ada di angkasa cinta..
namun dia jauh disana..
cinta kita menjadi satu..
Namun engkau jauh..
Dari pandanganku..
Ku hanya terdiam termenung..
Namun engkau jauh..
Dari pandanganku..
Ku hanya terdiam termenung..
kurasakan nafasmu..
Kurasakan getar jantungmu..
Kurasakan manjamu..
Menjadi sebuah rindu bagiku..
Kurasakan getar jantungmu..
Kurasakan manjamu..
Menjadi sebuah rindu bagiku..
Saat aku duduk..
memandang bintang di angkasa..
Entah kenapa air mata..
Jatuh membasahi wajah..
memandang bintang di angkasa..
Entah kenapa air mata..
Jatuh membasahi wajah..
Rindu yang menyesakan dada..
Terlalu dalam di jiwa..
aku tak tahu mengapa..
Bisa terlalu cinta..
Terlalu dalam di jiwa..
aku tak tahu mengapa..
Bisa terlalu cinta..
By SANDRA
BANGKIT UNTUK SAHABAT
tinggalnya aku gelap..
hingga aku tak ingat..
Semua kenangan..
Tersungkur aku jatuh ke tanah..
hingga aku tak ingat..
Semua kenangan..
Tersungkur aku jatuh ke tanah..
butiran hujan ..
Jatuh ke tanah..
Membasahi tubuh tak bernyawa..
Hidupku menuju gelap..
Jatuh ke tanah..
Membasahi tubuh tak bernyawa..
Hidupku menuju gelap..
tak terasa apapun..
Aku berlari tanpa ujung..
Inikah hari kematianku..
Aku hanya bisa termenung..
Aku berlari tanpa ujung..
Inikah hari kematianku..
Aku hanya bisa termenung..
Kulihat sebuah gerbang..
disana ada malaikat penjaga..
Dan ku berusaha masuk ke dalam..
Namun mereka menghalang..
disana ada malaikat penjaga..
Dan ku berusaha masuk ke dalam..
Namun mereka menghalang..
Akhirnya sang malaikat berkata..
“kau bukan saatnya kemari manusia”
“mengapa??” Tanyaku dalam hati..
“Karena mereka menunggumu untuk bangkit”
“kau bukan saatnya kemari manusia”
“mengapa??” Tanyaku dalam hati..
“Karena mereka menunggumu untuk bangkit”
Saat itu silau cahaya muncul..
Sangat terang hingga aku melihat langit biru..
aku tersadar dalam mimpiku..
Ternyata masih ada sahabat yang setia padaku..
Sangat terang hingga aku melihat langit biru..
aku tersadar dalam mimpiku..
Ternyata masih ada sahabat yang setia padaku..
KASIH
kerinduan hati..
terendap dalam mimpi..
Ku coba pandangi langit..
Melihat kau disini..
terendap dalam mimpi..
Ku coba pandangi langit..
Melihat kau disini..
Udara pagi..
Laksana wangi tubuhmu..
Hangatnya mentari..
Bagaikan pelukan hangatmu..
Laksana wangi tubuhmu..
Hangatnya mentari..
Bagaikan pelukan hangatmu..
Kasih yang kau beri..
Tak sia di hati..
Ku beri cinta ini..
Untuk kau jaga sepenuh hati..
Tak sia di hati..
Ku beri cinta ini..
Untuk kau jaga sepenuh hati..
jika Rindu merasuk Hati
Hiruplah udara pagi..
Rasakanlah kasih..
Aku disini menanti..
Hiruplah udara pagi..
Rasakanlah kasih..
Aku disini menanti..
KETULUSAN HATI (BY SANDRA18)
sesuatu yang tak bisa diucapkan
jangan dipaksa untuk diucapkan
jangan dipaksa untuk diucapkan
sesuatu yang tak bisa diucapkan
sebaiknya dimengerti saja
sebaiknya dimengerti saja
karena masih banyak makna yang bisa kita rangkai
lewat sebuah ketulusan hati
lewat sebuah ketulusan hati
maka berdirilah disampingku
dan terangi setiap jalanku
dan terangi setiap jalanku
seperti Adam menerangi Hawa nya
seperti aku, yang tulus mencintaimu ...
seperti aku, yang tulus mencintaimu ...
MAWAR DI BIBIRMU
ketika kesunyian bolong
oleh nyanyian sumbang burung malam
oleh nyanyian sumbang burung malam
aku hempaskan setumpuk penat dan kegelisahan
pada gambar wajahmu yang ayu
pada gambar wajahmu yang ayu
dan ketika senyum di bibirmu
mekar
seindah rangkaian bunga-bunga mawar
mekar
seindah rangkaian bunga-bunga mawar
maka kerinduan ini
telah lunas terbayar
telah lunas terbayar
TEDUH DIMATAMU
ada rintik hujan yang jatuh di tanah pasir
ada butir embun yang turun di rerumputan
ada butir embun yang turun di rerumputan
adalah dirimu yang buatku tahu
bahwa cinta itu,
ada…!
bahwa cinta itu,
ada…!
mendekapku dalam keindahan yang abadi
seperti darah dan merahnya
seperti malam dan gelapnya
seperti darah dan merahnya
seperti malam dan gelapnya
seperti teduh
yang kulihat di matamu
MAAFKAN AKU KEKASIH
Dalam heningnya malam yang syahdu
Gairah hidupkupun hilang merindu
Sejuta penyesalan penuhi ruang hampaku
Selimuti pekat ruang kalbuku
Membuat aku semakin pilu..
Kini hatiku semakin pilu
Karena asa yang terganggu
Jauh dari dasar hatiku
Lewat torehan hati yang pilu
Kucurahkan jeritan hati ini dalam blogku
Kulayangkan kata maaf padamu
Sebagai tanda keseriusanku.
Aku tahu aku tidak layak dimaafkan
Tetapi maafkan aku.
Meskipun mungkin aku tidak termaafkan
Aku tetap minta maaf.
Walaupun memang kamu benar untuk tidak memaafkan aku
Aku mohon maafkanlah aku.
Ya, maafkan aku...
Aku yang tidak patut untuk dimaafkan memohon maafmu.
Untuk yang terakhir kali
walaupun engkau tidak ingin memaafkan aku
Aku ingin minta maaf.
Untuk terakhir... sekali lagi, aku berlutut memohon maaf darimu.
Meski telingaku tidak mendengar senandung maaf dari mulut kamu
Bukalah Pintu Maaf UNTUKKU KEKASIH
Bukalah pintu maaf untuk embunku
agar ku dapat mengusir kebekuan
agar ku dapat mengusir kebekuan
di kelopak-kelopakmu
menceritakan keindahan pagi
menceritakan keindahan pagi
yang dititipkan mentari
dalam bias cahayaku.
dalam bias cahayaku.
Bukalah pintu maaf untuk langitku
agar ku dapat menggiring awan untuk memayungimu
mengirimkan kedamaian
agar ku dapat menggiring awan untuk memayungimu
mengirimkan kedamaian
yang dititipkan barisan merpati
dalam paruh nafasku.
dalam paruh nafasku.
Bukalah pintu maaf untuk senjaku
agar ku dapat hilangkan bimbang dan cemasmu
merias paras soremu lewat
agar ku dapat hilangkan bimbang dan cemasmu
merias paras soremu lewat
selendang jingga yang ditiup angin
memelukmu rapat hangat
memelukmu rapat hangat
menghabiskan rasa ingin.
Bukalah pintu maaf untuk kelamku
agar tiada mimpi buruk
agar tiada mimpi buruk
hanya ada malam indah untukmu
menyalakan unggun membakar semua
menyalakan unggun membakar semua
melupakan kenangan lara
menggantinya dengan bara cinta yang bergelora.
menggantinya dengan bara cinta yang bergelora.
Bukalah pintu maaf untuk gerimisku
agar ku dapat menjadi airmatamu,
agar ku dapat menjadi airmatamu,
menitikkan kasih di hatimu
menghapus goresan-goresan pedih di dinding hati
menggantinya dengan garis-garis pelangi.
menghapus goresan-goresan pedih di dinding hati
menggantinya dengan garis-garis pelangi.
SEBELUM KU MATI
Terucap sebuah kata untuk mu kekasih
Sebelum kepergianku yang tak akan kembali
Aku mencintaimu dengan setulus hati ini
Tiada yang akan mengisi hati ini
Selain dirimu kekasih
Meninggalkanmu tak pernah terpikirkan olehku
Andaikan waktu ini bisa terputar kembali
Inginku memeluk erat dirimu sekali lagi
Sebelum ku mati…
Katakanlah sebuah kata yang dapat kubawa
Ke dalam surga kelak
Hingga ajal menghampiri diriku kekasih
Hanya engkau yang ingin kulihat
Saat maut itu datang padaku
Terima kasih telah mewarnai hariku
KEHENINGAN MALAM
Purnama bersinar bak bersenandung merdu
Ditemani oleh para bintang yang menari dengan gemulai
Malam yang hening, Tanpa hadirmu disini
Menemani diriku dalam kesunyian
Suara malam nan merdu
Mengisi keheningan dalam hati ini
Namun yang kuingin adalah
Dirimu hadir mengisi hati ini
Sayang dimanakah engkau
Yang mampu mengusir keheningan
Hati ini..
PUISI TAK BERJUDUL
Senyummu indah menghiasi hatiku
Matamu bersinar bagaikan mentari pagi
Yang menghangatkan hati ini
Dari dinginnya malam
Kenanglah aku sebagai kekasih
Yang pernah membahagiakanmu
Yang pernah membuatmu tertawa
Kenanglah kebersamaan kita
Hapuslah air mata yang jatuh dipipimu
Jangan bersedih lagi kasihku
Jadikan aku yang terakhir dihatimu
Jangan pernah permainkan hati ini lagi
REQUEST OF A POET
Jangan pernah lagi kaucapkan
Kata-kata yang membuat hati ini
Hancur tak terkira
Merintih pedih menahan perih
Kesedihan yang telah lama ku pendam
Tak ingin teringat kembali
Tak ingin rasanya menggali kembali
Saat-saat yang memilukan hati ini
Berharap engkau pengobat hatiku
Musnahkan masa kelam
Yang menjadi bayangan hidup ini
Dalam setiap saat aku berada
AKU DAN HENING MALAM
Aku terpaku melihat bayang tak tentu
Meraung dikeheningan malam
Tanpa sepatah kata
Aku dan keheningan malamku
Dunia bagaikan karang dihantam ombak
Tak bergeming walau perih
Berbaur deburnya ombak
Menerjang bintang seolah kan sampai
Gemerlap bulan tak tampak
Sunyi & heningnya malam
Melintas sebuah angan dikala menutup mata
Malam semakin larut ingin ku melelap syair ini
Hingga lelap tidurku
Dalam mimpi menyambut sang surya
Yang entah kapan bisa terlihat
Seolah kan datang terang kebahagiaan





Tidak ada komentar:
Posting Komentar